PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PT

PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PT.AQUAFARM NUSANTARA
NAGA KISAR
PERBAUNGAN
SKRIPSI
Oleh :
DINDA AISYAH
15.711.1219

PROGRAM STUDI MANAJEMEN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MIKROSKIL
MEDAN
2018

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pertumbuhan Sektor perikanan di Indonesia didukung oleh produksi ikan hasil tangkapan dan hasil budidaya.Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS),produksi ikan hasil tangkapan naik 5,03 persen menjadi 4,72 juta ton (khususnya tuna) , sehingga produksi ikan hasil budidaya naik sebesar 3,98 menjadi 10,07 juta ton hingga kuartal ketiga tahun 2015.

Luas wilayah untuk budidaya ikan di Indonesia sebagian besar masih belum digunakan.Saat ini ada sekitar 11,8 juta herktar untuk budidaya ikan di air laut , 2,3 juta herktar untuk budidaya ikan di air payau , dan 2,5 juta hektar untuk budidaya ikan di air tawar.Kementrian Kelautan dan Perikanan di Indonesia menetapkan target pertumbuhan produksi ikan hasil tangkapan sebesar 2,4% menjadi 6,45 juta ton pada tahun 2016,namun produksi masih relatif rendah.Hal ini diakibatkan kualitas kapal serta peralatan yang masih tidak cukup memadai.

Dari total produksi perikanan budidaya,jumlah budidaya ikan air tawar menyumbang angka hingga 1,1 juta ton.Sisanya adalah budidaya tambak air payau,budidaya di laut,budidaya dalam keramba dan budidaya jaring apung.Kenaikan total produksi tersebut cukup pesat yaitu berkisar 11% setiap tahun.Hal ini menunjukkan adanya gairah masyarakat indonesia dalam mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar yang dipicu oleh permintaan pasar yang terus meningkat.Produksi budidaya ikan di air tawar ini didominasi oleh ikan Mas,Lele,Patin,Nila,dan Gurame.Lima jenis ikan tersebut menyumbang lebih daro 80% dari total produksi.

Importir terbesar produk perikanan Indonesia adalah Amerika Serikat , yaitu sebanyak 41% dari total ekspor perikanan Indonesia ,disusul oleh Jepang sebanyak 16%, Eropa dan negara-negara ASEAN masin-masing 12% dan 11%.

Kinerja ekspor perikanan dalam tiga tahun terakhir sempat mengalami penurunan yaiutu pada tahun 2015.Namun demikian kinerja nilai ekspor kembali meningkat pada tahun 2016 dan 2017.Nilai ekspor komoditas perikanan pada periode 2016-2017 naik sebesar 8,18 persen.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018 ,terlihat bahwa volume ekspor komoditas ikan tahun 2017 mencapai 1,02 juta ton dengan nilai mencapai 4,51 dollar AS. Hal ini merupakan pencapaian nilai ekspor paling tinggi sejak tahun 2012 dan 2013 yang masing-masing tercatat hanya sebesar 3,87 miliar dollar AS dan 4,16 miliar dollar AS , sehingga Indonesia menjadi neraca perdagangan perikanan nomor satu di Asia Tenggara .

Kelurahan Naga Kisar yang merupakan bagian dari kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai merupakan daerah yang memiliki banyak pantai.Selain digunakan sebagai tempat berwisata,tidak jarang masyarakat sekitar memanfaatkan pantai sebagai sumber penghidupan.

PT.Aquafarm Nusantara adalah perusahaan dengan status Pananaman Modal Asing (PMA) dimana perusahaan ini bergerak di bidang budidaya ikan air tawar khususnya ikan nila merah Red Tilapia.Usaha terpadu PT.Aquafarm Nusantara meliputi pembersihan ikan (Hatchery), pembesaran ikan (Farming), pengolahan ikan (Processing Plant) dan pabrik pakan ikan (Feed mill).PT.Aquafarm berpusat di Klaten,Jawa Timur. Kemudian pada tahun 1988 mulai melebarkan sayap usahanya ke Sumatera Utara dengan memilih Danau Toba sebagai pusat kegiatan pembesaran ikan .Kegiatan pembenihan ikan ,pengolahan dan pabrik pakan dilakukan di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.

Pada tahun 2013,pengolahan ikan masih dilakukan menggunakan peralatan yang seadanya dan jumlah tenaga kerja yang tersedia pun masih kurang seimbang jika dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan berbagai keterbatasan,tak jarang karyawan bekerja sampai larut malam. Karena alasan tersebut,dan ditambah jarak tempat tinggal yang saling berjauhan, setiap harinya karyawan diantar pulang menggunakan kenderaan perusahaan ke rumah masing-masing.Selain keterbatasan tenaga kerja dan teknologi,kendala lain yang dihadapi adalah ketidakseimbangan antara pasokan ikan dengan kebutuhan produksi .Unit Pengolahan Sergei yang pada awalnya hanya menghasilkan fillet ikan nila dalam skala kecil,kini jumlah ekspornya sudah mencapai 45 kontainer per bulan.Pertumbuhan juga dapat dilihat dari jumlah karyawan di Unit Pengolahan Sergei yang sekarang berjumlah total 4.200 orang.

PT.Aquafarm sempat masuk dalam pemberitaan miring,hal ini dikarenakan warga sekitar Danau Toba menilai bahwa perusahaan melakukan pencemaran lingkungan .Padahal produksi telah dilakukan menurut Standarisasi Cara Budidaya Ikan (CBIB) sesuai dengan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, yaitu pakan tidak mengandung zat berbahaya bagi manusia dan lingkungan,telah terdaftar atau bersertifikat ,pemilihan benih berasal dari unit pembenihan yang bersertifikat.

Perusahaan PT.Aquafarm Nusantara menyadari adanya perubahan positif maupun negatif serta persaingan dalam menjual produknya.Hal ini dikarenakan isu pencemaran lingkungan serta perusahaan kompetitor berskala internasional sehinggga mempengaruhi aktivitas pemasaran perusahaan.Oleh karena itu,perusahaan PT.Aquafarm Nusantara membutuhkan analisis SWOT untuk kekuatan , kelemahan, ancaman, dan peluang yang dimilikinya baik dari dalam maupun dari luar perusahaan,sehingga dapat dilihat tingkat produksi yang dicapai dan strategi pemasaran yang akan digunakan.Berdasarkan uraian latar belakang tersebut diatas mendorong penulis untuk penelitian dengan judul “PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PT.AQUAFARM NUSANTARA NAGA KISAR PERBAUNGAN”
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang tersebut,penulis merumuskan masalah sebagai berikut : “Bagaimana menentukan formulasi strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan pada PT.Aquafarm Nusantara Naga Kisar Perbaungan di masa yang akan datang berdasarkan analisis SWOT”.

Ruang Lingkup Penelitian
Adapun ruang lingkup masalah penelitian yang ditetapkan oleh penulis adalah :
Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) perusahaan dimana yangmenjadi faktor Internal (Strength, Weaknesses) perusahaan adalah bagian produksi , SDM , dan bagian keuangan , dan analisis lingkungan eksternal (Opportunities, Threats) perusahaan adalah kondisi ekonomi, teknologi, dan jumlah pesaing.

Periode produksi mencakup 2 tahun yaitu tahun 2016-2017
Objek penelitian ini adalah perusahaan PT.Aquafarm Nusantara Naga Kisar Perbaungan .

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
Untuk menganalisis faktor internal dan eksternal dalam hal pemasaran pada PT.Aquafarm Nusantara Naga Kisar Perbaungan.

Untuk menentukan strategi pemasaran ikan nila yang efektif dan efisien berdasarkan hasil analsis SWOT sehingga meningkatkan volume penjualan PT.Aquafarm Nusantara Naga Kisar Perbaungan .

Manfaat Penelitian
Penelitian ini juga diharapkan dapat mmeberikan manfaat sebagai berikut :
Secara Teoritis, hasil dari penelitian ini dapat menjadi referensi atau masukan bagi perkembangan ilmu manajmene strategi dan menambah kajian ilmu manajmene strategi khususnya mengenai strategi SWOT ( Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dalam menentukan strategi pemasaran budidaya ikan air tawar.

Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi perusahaan dan sebagai dasar pertimbangan dalam menjalankan usahanya, serta bagi perusahaan lain yang mengalami hal serupa.